
Palembang – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kota Palembang, khususnya pada titik-titik rawan kecelakaan, masih dipengaruhi oleh tingginya tingkat pelanggaran lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm dan melawan arus. Kondisi tersebut mendorong PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Selatan bersama Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kota Palembang untuk melaksanakan patroli keselamatan transportasi di sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi rawan kecelakaan.
Kegiatan patroli dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026, mulai pukul 08.30 WIB, dengan menyasar wilayah Kecamatan Kertapati dan Kecamatan Ilir Timur III, Kota Palembang. Patroli ini melibatkan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Selatan, Satlantas Polrestabes Palembang, dan Dinas Perhubungan Kota Palembang.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan menindak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm serta yang melawan arus lalu lintas. Para pelanggar diberikan teguran secara persuasif dan edukatif, serta dibagikan stiker berisi pesan keselamatan yang mengingatkan pentingnya penggunaan helm bagi pengendara maupun pembonceng sepeda motor.
Setelah melakukan patroli di wilayah Kecamatan Kertapati, tim melanjutkan kegiatan ke Kecamatan Ilir Timur III. Di sepanjang Jalan H. Abdul Rozak, petugas masih menemukan sejumlah pengendara yang tidak menggunakan helm dan melanggar aturan lalu lintas dengan melawan arus. Terhadap para pelanggar tersebut, tim kembali memberikan edukasi serta membagikan stiker keselamatan sebagai bentuk kampanye tertib berlalu lintas.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Henryanto Hutasoit, S.I.K., M.M., M.TROPSLA., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa patroli keselamatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) yang diselenggarakan oleh PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Selatan bersama para pemangku kepentingan terkait pada 9 Juni 2026.
Menurut AKBP Henryanto Hutasoit, yang akrab disapa Bang Henry, tingginya angka pelanggaran lalu lintas oleh pengendara sepeda motor menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya di Kota Palembang. Oleh karena itu, patroli keselamatan yang menyasar pengendara dan pembonceng sepeda motor yang tidak menggunakan helm serta pengendara yang melawan arus diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Ia juga menjelaskan bahwa Kecamatan Kertapati dan Kecamatan Ilir Timur III dipilih sebagai lokasi patroli karena kedua wilayah tersebut merupakan daerah dengan tingkat kejadian kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi, terutama pada jam-jam aktivitas kerja.
Di tempat terpisah, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Selatan, Mulkan, menyampaikan bahwa kolaborasi antarinstansi akan terus menjadi strategi utama Jasa Raharja dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan transportasi. Menurutnya, sinergi yang kuat antara Jasa Raharja, kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Melalui kegiatan patroli keselamatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas sehingga dapat menekan angka kecelakaan dan menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih aman dan tertib di Kota Palembang,” ujar Mulkan.
